Putri Candrawathi Serahkan Bukti Pamungkas Terkait Brigadir J ke Majelis Hakim

Putri Candrawathi, Sidang Pembacaan Pledoi

Rabu, 25 Januari 2023 – 17:21 WIB

VIVA Nasional – Tim penasihat hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mengajukan 12 bukti tambahan terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Bukti tersebut diserahkan salah satu tim penasihat hukum, Febri Diansyah dalam sidang pembacaan nota pembelaan atau pledoi Putri Candrawathi, Rabu, 25 Januari 2023. Sebelumnya, sebanyak 35 bukti telah diserahkan ke Majelis Hakim.

“Kami mengajukan bukti tambahan, ada 12 bukti tambahan lagi. Sebelumnya sudah diajukan 35 bukti tambahan,” kata Febri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Bukti-bukti baru tersebut dinomori sebagai bukti B36 sampai bukti B47. Febri menjelaskan, bukti yang diserahkan di antaranya pemesanan PCR hingga keterangan pers dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait laporan hasil penyelidikan tewasnya Brigadir Yosua.

Putri Candrawathi, Sidang Pembacaan Pledoi

Putri Candrawathi, Sidang Pembacaan Pledoi

“Pertama adalah bukti receipt pemesanan PCR keluarga Terdakwa Ferdy Sambo dan Terdakwa Putri Candrawathi di Smartco Lab Kemang periode Desember 2021 [sampai] Juli 2022,” ungkap Febri.

“Poin yang kedua, ada tangkapan layar atau screen capture pesan WhatsApp Saksi Ariyanto dengan petugas PCR terkait dengan pemesanan tersebut,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya

Bukti ketiga yaitu foto aktivitas Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ketika mendampingi Ferdy Sambo di kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) di Bali, pada Mei 2022. Keempat, bukti keterangan pers yang diterbitkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tentang laporan hasil penyelidikan atas peristiwa kematian Brigadir Yosua.

img_title

Sumber: www.viva.co.id